Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan moda transportasi kereta ringan (light rail transit/LRT) yang menghubungkan Jakarta dengan daerah sekitar, Rabu (9/9). Kereta ringan yang dapat melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam ini diharapkan dapat turut mengatasi kemacetan Ibu Kota. Pembangunan kereta ringan ini ditandai dengan peletakan tiang pancang pertama (groundbreaking) di pinggir Tol Jagorawi tepat di seberang Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Selain Presiden Joko Widodo, acara ini turut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. PT Adhi Karya sebagai BUMN pelaksana proyek membagi pembangunan kereta ringan dalam dua tahap dengan total panjang lintasan 83,6 kilometer. Tahap pertama meliputi Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas dengan panjang jalur 42,1 kilometer.

Adapun tahap dua meliputi Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang jalur sepanjang 41,5 kilometer. Pembangunan kereta ringan ini langsung dimulai setelah Presiden Joko Widodo menerbitkan Perat.

Sumber : Kompas.com