Hari Pengelolaan Air Sedunia (World Water Monitoring Day) pertama dicanangkan oleh America’s Clean Water Foundation di tahun 2013. World Water Monitoring Day menjadi peringatan tahunan yang diselenggarakan setiap 18 September, kini berubah nama menjadi World Water Monitoring Challenge, sebuah program global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keturutsertaan masyarakat dalam melindungi dan mencadangkan sumber daya air di dunia. Pendekatan yang digunakan adalah melalui pemberdayaan masyarakat untuk membentuk kemandirian dalam pengelolaan dasar sumber daya air lokal.

Tujuan utama dari World Water Monitoring Challenge adalah mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam melindungi sumber daya air di dunia, yang mana semakin banyak masyarakat yang tidak memperdulikan dampak dari perilaku modern terhadap kualitas air di lingkungannya. Melalui uji coba yang sederhana, program ini dapat menginformasikan ke masyarakat apa saja indikator air yang sehat dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi lebih dalam upaya pengelolaan air. Earth Eco International, sebuah organisasi yang bergerak dalam pemberdayaan kaum muda untuk lingkungan, menyediakan perangkat uji coba (testing kits) air yang dapat digunakan oleh masyarakat awam di seluruh dunia untuk mengamati dan mengawasi secara dekat kondisi air di lingkungan mereka. Parameter yang terkandung dalam testing kit tersebut termasuk penghitung kadar pH, temperatur, kekeruhan, dan tingkat oksigen terlarut, yang biasanya digunakan para peneliti untuk mendokumentasikan perubahan dari sumber daya air lingkungan akibat fenomena alam dan aktivitas manusia.

Menjaga kualitas air lokal merupakan bagian yang penting untuk memastikan kesehatan dari keseluruhan lingkungan dan komunitas tempat tinggal kita. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dalam sebuah ekosistem menjadi salah satu langkah yang menghasilkan banyak manfaat. Pemerintah yang memfasilitasi keterlibatan komunitas ini dapat meningkatkan hubungan kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat menjadi lebih mandiri, percaya, dan bertanggungjawab terhadap lingkungannya.

Sumber :

https://www.scientificamerican.com

http://www.worldwatermonitoringday.org