Bangun Desa

Pengembangan Desa Tematik

Penyusunan Profil Desa

Revitalisasi Pasca Bencana

Bangun Desa merupakan program yang dikhususkan bagi kawasan berkarakter perdesaan, melalui pendekatan partisipatoris atau pelibatan warga dan komunitas dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan penghuninya. Pendampingan dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam pencapaian kawasan desa yang berkelanjutan.

Pengembangan Desa Tematik

Pengembangan Desa Tematik merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan potensi alam dan budaya serta menguatkan karakter kawasan desa, untuk mewujudkan kawasan desa yang mandiri dan berkelanjutan. Proses yang dilalui dalam perencanaan dan pengembangan menyesuaikan dengan tema masing-masing kawasan.
Lingkup kegiatan:
  • Persiapan : Pengumpulan data, pengenalan karakter, dan identifikasi aktor perencanaan
  • Perencanaan : penguatan peran aktor dan karakter desa dalam bentuk fisik dan non fisik, pentahapan pengembangan
  • Pelaksanaan: pemasaran untuk pengembangan kerjasama (channeling), pelaksanaan proyek percontohan
  • Evaluasi: penguatan lembaga, pengembangan jejaring berdasarkan tema pembangunan, manajemen resiko, pengembangan program kreatif
  • Replikasi: pengembangan kawasan dampingan untuk penguatan kapasitas diri
Pemanfaat program ini adalah pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga donor, perusahaan, dan masyarakat/komunitas desa.
Yang telah dilakukan adalah Pendampingan Dusun Serut, Bantul, DIY, Desa Wisata Lestari Wonosobo, Pendamingan Dusun Kelingan, Temanggung

Penyusunan Profil Desa

Dalam rangka mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa yang akurat, komprehensif dan integral, perlu disusun data profil desa. Data profil desa perlu didayagunakan untuk mendorong perkembangan desa swadaya dan swakarya menjadi desa swasembada.
Lingkup Kegiatan:
  1. Persiapan : penyiapan instrumen pengumpulan data
  2. Pelaksanaan : pengumpulan data, pengolahan data dan analisis
  3. Publikasi profil desa
Pemanfaat program ini adalah pemerintah daerah, pemerintah desa, akademisi, dan masyarakat desa.
Karya yang telah dihasilkan adalah Profil Margokaton, Profil Candiwinangon, Profil Kricak, Profil Jetisharjo, Cokrokusuman dan masih banyak lagi.

Revitalisasi Pasca Bencana

Revitalisasi pasca bencana merupakan upaya untuk mengembalikan dan meningkatkan kualitas kawasan pedesaan yang mengalami penurunan pasca terjadinya bencana. Revitalisasi kawasan bertujuan untuk memberikan kehidupan baru yang produktif bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Lingkup Kegiatan:
  • Observasi dan analisa dampak bencana;
  • Identifikasi potensi kawasan; dan
  • Penyusunan rencana aksi revitalisasi.
Pemanfaat program ini adalah pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga donor, dan masyarakat desa.
Yang telah dilakukan adalah Pendampingan Dusun Serut Pasca Gempa Bumi Yogyakarta (2006), Perencanaan Hunian Sementara Merapi (2010), Pendataan Rumah Pasca Bencana Longsor Tieng, Wonosobo (2011).